Tuesday, January 10, 2012

die(t)

3 bulan lagi 3 bulan lagi 3 bulan lagi.

Dan ibu saya setiap hari cuma satu hal yang diomongin, yaitu DIET.
Wakwaw!

Setelah pernah naik 10 kg karena pengaruh obat hormon jaman awal kuliah dulu (damn you shit med!), memang sekarang rada susah buat nurunin berat badan. Terlebiiih udah mau nikah. Dulu pernah makan kentang buat ganti nasi, cuma bertahan 3 hari. Dan pas nemu nasi, surga banget.(baca: nambah 3 kali)

Nah pas udah mau mendekati hari H gini, berbagai usul soal ngurusin berat badan mulai membahana. Saya udah sebel aja, urusan nikah diurusin banyak kepala,masa sampe urusan badan, banyak kepala juga yang ngurusin. Pas saya bilang "macem badan ibu sama tante-tante gak gede aja". Dan cuma dijawab: "ya kita khan pada ibu-ibu". TERUS? *curang

Ibu saya tetap menyalahkan pola makan saya yang hobi makan McD, AW, KFC, atau apapun. Sekalinya makan pizza dituduhnya "makan pizza melulu!". Howalaaah, dua kali dalam setahun juga belum mesti kok buuuw.. -__-

Kalau ibu saya ngotot nyuruh saya untuk fitnes. Pernah tuh tertarik buat fitnes di kampus, eh malah mas-mas instruktur lebih 'naksir' Mas Pujo. Walaaah...

Beberapa hari yang lalu, kepikiran untuk mending akupuntur aja. Salahnya, pake bilang ke Ibu.Ibu langsung ngerongrong lah tiap hari kapan mau mulai, dimana, berapa harganya. Setelah konsul sama temen yang 'pernah' kurus akibat akupuntur, dia sarankan mending jangan. Kenapa oh kenapa ya mau kurus aja kok repot. Ternyata, konon kalau udah merasa kurus dan kita mau nikmatin makanan surga (baca: junk food), berat badan kita malah bakalan lebih cepat naik--bahkan melebihi berat badan awalnya yang gendut pertama. Whew, langsung black list dari metode pelangsingan tubuh.

Sebenernya sih badan saya gak gendut-gendut amat. Cuma kebetulan, lengan saya turunan dari Ibu. Jadi tangan saya agak abnormal, karena bagian lengan agak besar, namun dari siku ke bawah itu kecil dan langsing. Nah jadi kadar saya mulai gendut bukan terlihat dari perut melainkan dari tangan, yang bentuknya agak seperti singkong baru panen.

Sabtu kemarin sempat ada juga temen yang nawarin acai berry dalam bentuk soft kapsul gitu. Cuma si pacar bilang jangan, sampai akhirnya dia bilang acai berry positif berbahaya. Dia sempat googling, dan menemukan sebuah blog yang menyebutkan untuk tidak mengkonsumsi acai berry. Baiklaaah... *ngelus dada

Akhirnyaaa, setelah berkutat dengan segala hal berbentuk kimia aupun tidak untuk melangsingkan tubuh, akhirnya saya memilih jalan sendiri untuk mengganti makan siang yang biasa berupa nasi menjadi rebusan wortel, buncis, dan kentang. Untuk rasa, saya memilih mencocol dengan sambel botolan. Untuk malam, saya baru mengkonsumsi nasi. Mungkin waktu yang akan diganti-ganti, kapan akan makan nasi, bisa pas siang atau malam. Asal sehari sekali makan nasi, dengan jumlah porsi yang dikurangi. Mengingat saya juga punya maag kronis, yang sebenernya bikin serba salah. Walau begitu, mudah-mudahan niat dan jalan saya untuk melangsingkan tangan dan sedikit di perut lancar dan setidaknya mengurangi lingkar keduanya. Amiiin...:)


Anda sedang membaca artikel tentang die(t) dan anda bisa menemukan artikel die(t) ini dengan url https://pritasyalala.blogspot.com/2012/01/diet.html,anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya jika artikel die(t) ini sangat bermanfaat bagi teman-teman anda,namun jangan lupa untuk meletakkan link die(t) sumbernya.

4 comments: