Monday, May 6, 2013

bekal calon Bapak

Sudah lagu lama, suami saya orang yang paling takut dengan hal-hal yang berbau persalinan. *lah ini ngawinin sama ngehamilin anak orang tapi takut nemenin lahiran*. Sering banget saya mempersiapkan diri dengan menonton tutorial melahirkan di Youtube, pasti berakhir dengan jawaban: "ih ngapain sih nonton film horor?". Halah ini oraaang...

Mumpung mood blog walking lagi gila-gilanya, eh nemu satu website yang intinya tengan'apa sih yang harus dilakukan suami/ pendamping persalinan saat menemani istri melahirkan?'. Wahahaha, for making it short, ini websitenya: http://www.bidankita.com/cgi-sys/suspendedpage.cgi?option=com_content&view=article&id=495:tips-dan-checklist-untuk-para-suami-saat-menghadapi-persalinan-istri&catid=44:natural-childbirth&Itemid=56, dan ini isi artikel yang saya copas dari web tersebut. ;)

Tips dan Checklist untuk Para Suami saat Menghadapi Persalinan istri

Proses persalinan adalah proses yang mendebarkan, bukan hanya bagi para wanita tetapi juga para pria atau calon Ayah. Mulai dari grogi, panik, gembira, deg-degan semua bercampur menjadi satu. Dalam proses peraslinan peran pendamping persalinan terutama suami sangatlah di butuhkan, ketika suami panik, maka istripun bisa aja menjadi lebih panik. An ini tidak akan membantu dalam proses persalinan namun justru bisa menyulitkan.
Nah, berikut ini beberapa tips yang bisa Anda lakukan ketika menghadapi hari “H” yang penuh kejutan tersebut:

1. Jika persalinan dimulai pada malam hari, dan dia (istri Anda) tidak merasakan terlalu sakit, Bantu dia untuk kembali tidur dengan memberikan pijatan lembut, dan buat istri Anda senyaman mungkin, termasuk menawarkan segelas teh hangat manis untuk menenangkannya dan membantu dia kembali tidur.

2. Amati tanda persalinan yang dirasakan istri, tanyakan apa yang dirasakan istri saat itu

- Apakah terasa ada kontraksi atau gelombang rahim

- Apakah sudah keluar flek atau lendiri darah

- Apakah pinggang istri Anda terasa pegal

- Apakah keluar ketuban (jika iya segera berikan minum banyak kepada istri Anda (oralit), lalu tenangkan istri dan tenangkan diri Anda dan segeralah ke layanan kesehatan terdekat)

3. Hubungi dan Telepon bian atau dokter Anda untuk memberitahukan kondisi istri Anda, kemudian kembali ke istri dan menenangkannya.

4. Jika tanda persalinan dimulai siang hari, bawalah istri Anda ke tempat di mana Anda bisa terbiasa memadu kasih bersama. ini bisa menjadi taman, atau kamar yang nyaman di rumah Anda. Dan tenangkan diri Anda berdua.

5. Jika Ada kontraksi coba amati dan catat kapan kontraksi datang dan berakhir karena ini sangat penting untuk mengetahui kapan waktu yang tepat bagi Anda untuk membawa istri Anda ke Bidan atau dokter

6. Pastikan ia berjalan atau mengubah posisi sesering mungkin, jangan mendorong dia untuk duduk di sofa dengan kaki lebih tinggi dari perut, karena ini bisa melawan gravitasi.

7. Membantu memberi banyak minuman air atau jus, dan makan makanan kecil sesering mungkin; mempersiapkan (atau membeli) makanan favoritnya. Lakukan dengan penuh sukacita dan tersenyum karena ini akan emnenangkan istri Anda, tunjukkan perhatian penuh kepada dia karena inilah yang membuatnya merasa didukung

8. Ambil tanggung jawab untuk melihat serta cek dan riceck tas persiapan persalinan Anda,

9. Jika ketubannya masih utuh dan saat itu masih pagi atau sore ajak istri Anda mandi air hangat ini akan membuatnya lebih rileks.

10. Jaga supaya Anda selalu dekat dengannya, santai, dan lakukan kontak fisik dengannya.

11. Ketika proses persalinan berlangsung dan istri Anda merasa kurang nyaman dengan gelombang rahim selalu berilah semangat dengan mendorong dia untuk membiarkan tubuhnya rileks. Membelai lembut menenangkannya. Dan mengajaknya untuk dengarkan CD hypnobirthing dan mengajaknya untuk bersantai melalui hipnosis.

12. Bernapaslah dengan dia jika dia mulai panik, artinya ketika istri Anda panik, Anda langsung dorong dia untuk melihat wajah Anda dan bernafas bersama Anda jadi Anda pun juga melakukan nafas panjang dan dalam. Tatap matanya lekat-lekat dan yakinkan bahwa semua akan baik-baik saja dan Bantu dia mendapatkan kembali kontrol dirinya. sering Mengingatkannya bahwa rasa sakit akan hilang, menghitung detik yang tersisa

13. Jangan malu untuk menggunakan kata sayang dan cinta di depan umum bahkan di ruangan bersalin. Jangan malu untuk mencium lembuh istri Anda karena ketika Anda mencium istri Anda beraryi akan memicu hormon oksitosin atau hormon cinta kedalam tubuh istri Anda dan ini sangat bermanfaat sekali.

14. Di antara kontraksi ajak istri Anda untuk makan, jika perlu suapi dia. Dan selalu puji dia atas usaha yang dilakukannya

15. Sejak awal Anda harus selalu bersiap untuk daftar nomor telepon yang Anda butuhkan untuk mengumumkan kelahiran.

16. Bawalah beberapa musik favorit Anda, dan ajak istri Anda untuk mendengarkan lagu favoritnya yang membuatnya tetap rileks

17. Bawa minuman dan makanan untuk diri sendiri ke rumah sakit.

18. Bawalah beberapa pakaian untuk diri sendiri juga. Saya sarankan bawa yang nyaman dan menyerap keringat.

19. Ketika istri Anda masuk ke adalam masa transisi, usahakan untuk selalu menenangkan dia dan mempertahankan kontak mata selama kontraksi.

20. Ketika istri Anda mulai mengejan, dekatkan tubuh Anda dengan nya supaya dia merasa ada penguatan dan dukungan

21. Ketika kepala sudah mulai crowning tuntun dan motivasi dia untuk memegang kepala bayinya supaya dia lebih semangat lagi

22. Dan selama proses mengejan selalu belai, rangsang puting susu dan ciumi istri Anda karena ini sangat membantu kelancaran proses.

23. Topang tubuhnya dan ajak istri Anda untuk mendapatkan posisi yang paling nyaman baginya

24. Untuk masalah teknis, jangan lupa bawa uang, siapkan transportasi, jika Anda punya mobil pastikan mobil terisi penuh bensinnya.

25. Katakan padanya bahwa Anda mencintainya, terutama setelah bayi lahir.

Nah selamat mencoba

Anda sedang membaca artikel tentang bekal calon Bapak dan anda bisa menemukan artikel bekal calon Bapak ini dengan url https://pritasyalala.blogspot.com/2013/05/bekal-calon-bapak.html,anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya jika artikel bekal calon Bapak ini sangat bermanfaat bagi teman-teman anda,namun jangan lupa untuk meletakkan link bekal calon Bapak sumbernya.

No comments:

Post a Comment