Monday, May 27, 2013

Dunia per-ASI-an

Sebagai ibu hamil, rasanya pengeeen banget tau apa saya nantinya bisa menyusui anak saya. Saya sampai ber-nazar kalau Allah berkehendak ASI saya deras. jadi sekarang sih positive thinking, dan mbayangin yang indah-indah nantinya bisa nyusuin si bebiboi. Amiiin...

Barusan pas blogwalking, nemu blog yang baguuus banget ngasi tips dan juga quotes penyemangat. Nama blog-nya http://mrandmrsaditya.wordpress.com . Pemilik blog ini, Atika, mencantumkan beberapa hal tentang ASI yang dikutip dari akun twit seseorang. Dan saya pengeeen banget copas disini. Cekidot!

Got nice sharing from Mbak Wenni (@wenniwijayanti). Love it!
Andai semua ibu itu teredukASI dengan baik bahwa: bayi baru lahir dan tanpa komplikasi masih membawa ‘ransum’ dari rahim dan bahkan masih sanggup bertahan 3×24 jam tanpa asupan apapun
Bahwa sudah jadi sifat ASI awal (kolostrum) hanya diproduksi sedikit (tp sangat bermanfaat!)
Bahwa lambung bayi baru lahir besarnya hanya sebesar gundu dan untuk itu cuma perlu ASI sesendok teh
Bahwa organ cerna bayi yang baru lahir dan belum sempurna itu hanya bisa disempurnakan fungsinya oleh ASI.
Andai juga mereka tahu beratnya kerja organ cerna bayi akibat segala zat tambahan (fortifikasi) dalam sufor, belum lagi probabilitas tercemarnya bakteri/virus baik dalam sufor sendiri maupun dalam media dan proses saat kita menyuguhkannya ke bayi.
Andaikan para ibu tahu caranya memijat payudara, mengompres, sampai mencoba memerah dengan teknik marmet yang benar; tentu sejak awal, meskipun setetes demi setetes pastilah cairan emas itu keluar.
Andai semua ibu tahu pentingnya perlekatan yang baik dan benar; yang akan mengurangi peluang lecet sekaligus mendorong peningkatan produksi ASI
Andai semua ibu tahu bahwa lelah dan sakit usai melahirkan itu harus dilawan, bahkan dikalahkan dengan cara terus menerus menyusui bayi sesering mungkin atau minimal 1-2 jam sekali; yang akan secara bertahap membuat otak terus2an memerintahkan prolaktin untuk memproduksi ASI.
Andai semua ibu mau belajar menghipnosis dirinya sendiri dengan sugesti positif ke alam bawah sadarnya; bahwa ASI saya pasti cukup; sebab produksi dan sekresi ASI selalu dan selamanya adalah ‘mind game’; what you think is what you will be.
Andaikan, andai saja, semua lelaki bernama ‘Ayah’ pun tahu hal yang sama, lalu dengan segenap tenaga berusaha mendukung tak terus menyemangati si ibu.
Ah, andai semua Ibu dan Ayah sudah sejauh itu tahu, jauh sebelum mereka memikul amanah berupa satu nyawa itu, mungkin menyusui akn menjadi anugrah indah yg seorang ibu prnah lalui :)

Anda sedang membaca artikel tentang Dunia per-ASI-an dan anda bisa menemukan artikel Dunia per-ASI-an ini dengan url https://pritasyalala.blogspot.com/2013/05/dunia-per-asi-an.html,anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya jika artikel Dunia per-ASI-an ini sangat bermanfaat bagi teman-teman anda,namun jangan lupa untuk meletakkan link Dunia per-ASI-an sumbernya.

No comments:

Post a Comment