Monday, June 29, 2015

Belajar untuk Bahagia

Ketika memutuskan pindah dan hidup bertiga, saya gak terlalu khawatir akan kami. Saya anggap ini perjalanan ‘traveling’ saya yang (akan) paling menegangkan dan menyenangkan. Mengurus keluarga walau masih bekerja namun di zona kami tersendiri, siapa yang menyangka sih akan datang waktunya secepat ini. Panggil saya si melankolis—saat nangis tersedu melihat kamar kosong di ‘kos-kosan’ mertua. Tapi, jangan berani-berani panggil saya si egois, saat harus menyelamatkan keluarga saya yang cuma bertiga ini. 

Segala ketakutan tentang nyamannya mas B, terbayar ketika ini anak happy-happy aja. Gak salah dalam doa saya selalu ingin mempunyai anak yang selalu lebih bahagia dari bapak ibunya. Dan patut disyukuri, hubungan saya dan mas B semakin intim. Saya belajar untuk lebih bersyukur dan berbahagia, si bocah juga ketularan happy. Terlebih, ibu saya suka geleng-geleng kepala sambil memberi tanda tanya besar ketika mas B selalu berceloteh dengan segala macam kosakata barunya. Ya, mas B sekarang makin ekspresif dan mudah sekali menyerap kata-kata. Dia sudah tau apa yang dia mau lakukan, mau tonton, mau minum. Saya bener-bener gak habis heran dan bersyukur dikaruniai anak yang dari bayi merah sudah mau dibawa hidup nomaden.

2 hari lagi mas B berusia 2 tahun. Rasanya ribuan doa gak cukup saya lantunkan untuk hari kedepannya kelak. Saya berharap banyak, mas B bisa selalu bahagia dengan segala kemampuan yang dia punya dan kebaikan yang insya Allah selalu mengiringinya. Dan kami—orangtuanya, selalu diberkahi kesehatan untuk selalu membimbing dan membahagiakan mas B. Semoga, Amin.

Anda sedang membaca artikel tentang Belajar untuk Bahagia dan anda bisa menemukan artikel Belajar untuk Bahagia ini dengan url https://pritasyalala.blogspot.com/2015/06/belajar-untuk-bahagia.html,anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya jika artikel Belajar untuk Bahagia ini sangat bermanfaat bagi teman-teman anda,namun jangan lupa untuk meletakkan link Belajar untuk Bahagia sumbernya.

2 comments:

  1. Wah bsk dong ultahnya.. Wahh tiup lilin nih mas B.. Yeay..

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya tanteeee.....udah mau 2 taun..hihihi

      Delete